Pedagang Aksesoris Asal Bandung Ini Pernah Dapat Omzet Rp 5 Juta Sehari di Acara PA 212

WARTAKOTALIVE.COM, GAMBIR – Mamat (55) selaku pedagang aksesoris mendapat berkah rezeki saat berjualan di acara Munajat PA 212 di silang Monas, Jakarta, Sabtu (2/12/2023) pagi.

Pada acara itu, Mamat menjual aksesoris berupa ikat kepala, bendera, serta stiker bertemakan Palestina.

Stiker kecil berukuran kurang lebih dua centimeter itu dijual Mamat dengan harga Rp 1.000, sementara bendera Palestina berukuran 20×10 cm, dijualnya dengan harga Rp 10.000.

Adapun ikat kepala sepanjang kurang lebih 70 cm, ia jual dengan harga Rp 5.000.

Dari harga tersebut, tak jarang dia mendapat penolakan dari pembeli yang merengek kemahalan.

Padahal, Mamat masih harus membagi dua penghasilannya dengan bos tempat ia mengambil sejumlah aksesoris.

Mamat mengaku bahwa dirinya berangkat dari Bandung ke Jakarta bersama rekan pedagang lain menggunakan mobil, Jumat (1/12/2023) sekira pukul 19.00 WIB.

Baca juga: Peserta Aksi Munajat Kubro 212 Bubar, Monas Kembali Rapi dan Bersih dari Sampah

Tiba di Jakarta, dia dan rekan-rekannya menginap di Masjid Istiqlal, kemudian bertolak ke kawasan Monas untuk menjajakan dagangannya. 

Menurutnya, peruntungan yang didapat ketika menjual aksesoris di tengah aksi sebetulnya cukup menjanjikan.

Hanya saja, Mamat merasa bahwa pendapatannya di aksi PA 212 ini tak sebanyak biasanya.

Pada 2019, Mamat bisa mengantongi Rp 5 juta sehari, namun kini, paling banyak ia mendapat peruntungan Rp 500.000 saja.

“Kalau sekarang sepi, waktu reuni lalu mah ramai, kadang 500 habis barangnya sehari. Dapat duitnya kira-kira Rp 4-5 juta,” kata Mamat saat ditemui di lokasi, Sabtu.

“Tapi itu nanti dibagi dua sama bos,” lanjutnya.

Baca juga: Sebagian Warga Palestina Pulang ke Rumah Mencari Sisa Harta Benda

Pria yang memiliki tiga anak itu berujar, salah satu faktor yang membuat pendapatan berjualan aksesoris menjadi turun adalah karena banyaknya persaingan.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *